Etnik Eksotika

Selasa, 11 Oktober 2016

Filosofi Kain Timor

Daerah timur indonesia menyimpan begitu banyak sekali keindahan alam yang dimiliki. 
keindahan yang dimiliki siap memanjakan setiap mata insan yang melihat. tidak hanya saja menyajikan panorama alam yang begitu indah. daerah timur indonesia juga memiliki kekayaan budaya serta menjadi sentra kain yang besar di Indonesia. kain - kain yang dihasilkan sangat dicintai negara maupun mancanegara. kain yang dihasilkan tidak hanya semata sebagai pelindung tubuh. pada zaman dahulu, kain digunakan sebagai tempat para nenek moyang menuliskan kisah atau suatu kejadian. kain - kain yang dihasilkan dari berbagai wilayah indonesia timur ini juga memiliki filosofi yang sangat mendalam. tidak hanya saja mngandung filosofi. tiap daerah atau suku juga memiliki ciri khas tersendiri terhadap motif atau warna kain yang dihasilkan. seperti halnya daerah timor. daerah timor memiliki keanekaragaman kain serta poses didalam pembuatannya. tiap helai kain yang dihasilkan memiliki filosofi tersendiri. begitu juga didalam proses pembuatannya. ada yang menggunakan "benang toko" serta pewarnaan non alami, ada juga yang menggunakan pewarnaan alami yang didapatkan dari bahan baku berupa tanaman - tanaman didaerah sekitar. untuk motifnya sendiri juga cukup beragam. salah satunya terdapat motif yang diangkat dari sebuah kisah atau mitos dari penduduk sekitar yang mengatakan bahwa motif kain timor diambil dari  sebuah kisah dimasa lalu. kisah tersebut menceritakan ada seorang anak yang hendak menolong seekor buaya kembali ke laut. saat menggendong buaya kembali ke air laut, tiba - tiba air laut telah pasang. dan buaya tersebut meminta agar sang anak yang telah berusaha menolongnya untuk naik keatas punggung si buaya. Tubuh buaya inilah yang dipercaya telah mati dan mengambang selama bertahun - tahun dan secara berangsur angsur ditumbuhi pepohonan kini menjadi sbuah pulau. yaitu pulau timor.

bukankah sangat menarik kisah - kisah yang terdapat dibalik indahnya helaian kain - kain yang dihasilkan?
kain tidak saja digunakan sebagai penutup badan. kain juga memiliki makna serta jiwa yang sangat mendalam. mengapa demikian? karena disetiap proses melakukan tenun, pelaku tenun terlebih dahulu menjalankan berbagai prosesi ritual serta memohon Doa kepada yang Maha Kuasa maupun kepada sang leluhur.
pada zaman dulu kain juga digunakan sebagai status sosial maupun upacara - upacara adat lainnya. 
didaerah timor, setiap orang yang datang untuk bertemu akan disambut dengan kain yang akan dililitkan dileher. kain tersebut dapat dilambangkan sebagai pertemanan maupun persaudraan. 

so, ditunggu ya new series pertemanannya dari butikina.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar